Paska bencana,
90% bangunan sekolah di Nias hancur. Program rekonstruksi bertujuan untuk
membangun 5 sekolah dasar. Dengan adanya pembangunan sekolah, maka masyarakat
dapat mengirimkan anak-anak mereka kembali bersekolah dan kembali menjalankan
aktifitas kehidupan mereka seperti sedia kali. Sampai sekarang 2.087 anak-
anak yang berusia 7 s/d 13 tahun telah bersekolah pada bangunan sekolah
yang dibangun oleh LPAM.
Program Rekonstruksi Sekolah ini terdiri dari beberapa sub-kegiatan yakni:
1. Pembangunan fisik 5 unit sekolah
Pekerjaan fisik dimulai sejak tanggal 15 Agustus 2005 di SDN 071169 Ombölata Kecamatan Alasa. Acara ini dihadiri oleh seluruh muspika kecamatan, pihak sekolah termasuk komite sekolah, murid-murid SD beserta para orangtua mereka. Kegiatan yang sama dilakukan di ke empat lokasi SDN berikutnya.
Sebelum itu, persiapan-persiapan telah dilakukan baik yang berhubungan dengan sosialisasi, koordinasi dengan berbagai pihak, surat menyurat dengan instasi terkait maupun pelibatan sekolah dan masyarakat setempat dalam kegiatan ini.
|
|
|
| |
|
| |
|
Penerima manfaat dari program ini adalah 5 SDN yang tersebar di 5 kecamatan di dua Kabupaten: Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan dari Utara ke Selatan. Kelima unit SDN itu adalah :
1. SDN 071169 Ombölata Kecamatan Alasa
2. SDN 0711094 Tuhemberua Kecamatan Lölömatua
3. SDN 07309 Orahili Huruna Kecamatan Lölöwau
4. SDN 075100 Hilidohöna Kecamatan Lahusa
5. SDN 074069 Orahili Fau Kecamatan Teluk Dalam
Di saat pengerjaan sekolah ini, murid-murid sekolah di kelima sekolah itu melakukan proses belajar mengajar mereka di tenda-tenda darurat. LPAM mencari sumber-sumber tenda dan mendirikan tenda-tenda tersebut bersama-sama dengan pihak sekolah.
2. Penyediaan mobiler di 5 unit sekolah
Tabel di bawah menunjukkan tambahan baru mobiler untuk setiap sekolah sehingga semua kebutuhan mobiler telah dipenuhi untuk semua sekolah tersebut. |
No |
Items |
Allocation |
TOTAL |
SDN 071169 Ombolata Kec. Alasa |
SDN 071194 Tuhemberua Kec. Lolomatua |
SDN 077309 Orahili Huruna |
SDN 074069 Orahili Fau Kec. Teluk Dalam |
1 |
Lemari Kelas |
1 |
8 |
8 |
|
17 |
2 |
Papan Tulis (Black Board) |
|
12 |
3 |
2 |
17 |
3 |
Papan Tulis (White Board |
6 |
4 |
4 |
2 |
16 |
4 |
Meja Guru |
6 |
9 |
9 |
7 |
31 |
5 |
Kursi Guru |
6 |
9 |
9 |
7 |
31 |
6 |
Meja Murid |
41 |
214 |
6 |
31 |
292 |
7 |
Kursi Murid |
52 |
428 |
12 |
62 |
554 |
8 |
Meja ½ Biro |
1 |
|
|
|
1 |
|
|
TOTAL |
959 |
|
| 3. Penyediaan Paket Sekolah
Paket sekolah ini berupa seragam murid-murid sekolah, tas dan peralatan tulis seperti buku, pensil, pena dan penghapus. Jumlah paket sekolah yang diberikan kepada sekolah adalah sejumlah kurang lebih 2087 paket. |
|
|
No |
Allocation to Schools |
Number of School Package |
1 |
SDN 071169 Ombolata Kec. Alasa |
391 |
2 |
SDN 077309 Orahili Huruna Kec. Lolowau |
255 |
3 |
SDN 071194 Tuhemberua Kec. Lolomatua |
645 |
4 |
SDN 075100 Hilidohona Kec. Lahusa |
438 |
5 |
SDN 074069 Orahili Fau Kec. Teluk Dalam |
358 |
|
TOTAL |
2087 |
|
|
|
Penyediaan paket sekolah ini telah menyemangati anak-anak sekolah untuk bersekolah kembali. Pada saat paska gempa banyak anak-anak sekolah yang enggan untuk bersekolah kembali. Hal ini disebabkan selain karena gedung sekolahnya yang rubuh, peralatan sekolah mereka juga banyak yang rusak sementara di saat yang sama para orang tua mereka tidak memiliki daya beli untuk hal-hal tersebut. Pemberian paket sekolah ini turut membangun antusiasme anak-anak untuk kembali bersekolah. Antusiasme ini ditunjukan dengan peningkatan pendaftaran anak sekolah di sekolah-sekolah yang dibangun tersebut dan keaktifan kembali para murid yang sebelumnya enggan bersekolah.
4. Pekerjaan Tambahan
Inisiatif untuk membantu sekolah-sekolah tersebut dilakukan dengan berbagai program tambahan adalah sebagai berikut:
|
|
|
1. Water Tanki & Sanitasi Kegiatan ini memberikan bantuan water tanki, pipa dan pemasangan sehingga dapat menghubungkan sumber-sumber air ke dalam toilet sekolah sehingga air selalu tersedia di bak kamar mandi sekolah. |
|
|
|
|
2. Perpustakaan dan Furniture Perpustakaan Karena perpustakaan menjadi salah satu fasilitas penting di sekolah, LPAM & TdH Netherlands memberikan rak-rak buku, meja dan kursi untuk anak-anak di ruang perpustakaan. Untuk menjaga kualitas, furniture ini langsung didatangkan dari Medan. Furniture perpustakaan ini telah terpasang di semua 5 sekolah yang dibangun tersebut.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 3. Pembangunan Tembok Penahan di SDN Hilidohöna Kec. Lahusa.
Lokasi SDN Hilidohöna ini berada di daerah ketinggian atau perbukitan. Karena karakter desa ini berbukit, hampir tidak ada lahan yang luas yang bisa dijadikan lokasi pembangunan sekolah. Setelah melalui pertemuan-pertemuan desa, akhirnya dipilih lokasi yang sedikit berbukit. Pihak sekolah dan desa telah bersama-sama meratakan tempat pembangunan gedung sekolah.
Untuk memastikan bahwa bangunan ini bisa bertahan lama setidaknya untuk 30 s/d 50 tahun ke depan dan untuk menghindari longsor bila curah hujan tinggi sehingga menghindari potensi bencana kepada anak-anak, maka tembok penahan ini dibangun. Pekerjaan ini telah selesai dan merupakan pekerjaan penutup dari kerjasama LPAM & TdH Netherlands ini. Sekarang sekolah itu sangat baik dan tembok penahan tidak hanya berguna dari segi fungsinya –memperkokoh bangunan- tetapi juga memberi nilai estetika bagi sekolah tersebut. |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 4. School Repainting & Small Maintenance
Setelah selesai dan diserahterimakan pada bulan Juli 2006, sekolah ini seperti gedung yang lain membutuhkan perbaikan-perbaikan kecil termasuk di dalamnya adalah pengecatan kembali. Itulah maksud dari kegiatan ini sehingga sekolah tetap terlihat bersih dan indah. Pekerjaan – pekerjaan ini juga telah terselesaikan dengan baik. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|